Minggu, 26 November 2017

Ini Sikap Alumni Al-Azhar Indonesia Soal Bom Sinai


Menyikapi peristiwa ledakan bom di Masjid Al-Rawda di El-Arish, Sinai, Mesir, yang terjadi pada Jumat, 24 November 2017, Organisasi Internasional Alumni al-Azhar (OIAA) Cabang Indonesia menyampaikan sikap sebagai berikut:
  1. menyampaikan keprihatinan dan rasa duka yang mendalam atas terjadinya aksi kekerasan dari pihak-pihak tertentu yang mengakibatkan jatuhnya banyak korban jiwa di Masjid Al-Rawda, Sinai, Mesir, pada Jumat, 24 November 2017. Darah manusia, lebih-lebih seorang Muslim, sangat berharga di hadapan Allah. Rasulullah bersabda, “kehancuran dunia lebih ringan dalam pandangan Allah daripada terbunuhnya seorang Muslim” (HR. Al-Tirmizi). Semoga para korban jiwa mendapat rahmat Allah yang seluas-luasnya dan ditempatkan pada tempat yang sebaik-baiknya di sisi Allah Yang Mahakuasa;
  2. menilai bahwa penumpahan darah dan perusakan rumah-rumah ibadah seperti masjid, gereja, dan sebagainya, serta tindakan teror yang membuat takut orang-orang yang sedang beribadah di dalamnya, adalah termasuk perbuatan merusak di muka bumi (ifsâd fî al-ardh) yang dilarang oleh agama mana pun. Pelaku tindakan itu pantas mendapat sanksi yang berat. OIAA Indonesia mendukung pihak-pihak berwenang di Mesir untuk melakukan investigasi mendalam serta memberikan tindakan tegas kepada para pelaku kekerasan sesuai hukum yang berlaku.
  3. Penggunaan kekerasan tidak akan bisa menyelesaikan persoalan politik. Dialog Yg dilandasi ketulusan hati adalah solusi terbaik bagi setiap konflik. Kepada pihak-pihak terkait agar menahan diri dan mengedepankan suara hati dan akal sehat, serta menjaga dengan berbagai cara kehormatan jiwa manusia agar jangan sampai ada satu pun yang terenggut. 
  4. menegaskan kembali sikap OIAA Indonesia yang menolak dan mengutuk keras setiap aksi kekerasan dan terorisme, apa pun agama yang dianut oleh pelakunya, dan apa pun pemikiran dan tujuan yang melatarbelakangi alasannya;
  5. mengajak alumni al-Azhar di seluruh Indonesia khususnya dan umat Islam Indonesia pada umumnya untuk tetap bekerja sama dan bahu membahu dalam memerangi aksi kekerasan dan terorisme yang merupakan musuh bersama. Semoga Allah melindungi bangsa dan negara Indonesia dan Mesir dari berbagai gangguan yang mengancam keutuhannya. 

Wallahu al-Musta’an.
Jakarta, 25 November 2017
Ketua OIAA Indonesia
Dr. TGH. Muhammad Zainul Majdi, MA

Sekretaris Jenderal
Dr. Muchlis M Hanafi, MA

Sumber: Republika
Comments
0 Comments

Posting Komentar

Start typing and press Enter to search